Portal COVID-19

Case Fatality Rate COVID-19 Indonesia

17 Maret 2020 4,07% [Jumlah kematian 7. Jumlah kasus 172.]

18 Maret 2020 8,37% [Jumlah kematian 19. Jumlah kasus 227.]

Sementara Itu …

  • Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah mengungkapkan, ada ribuan warga negara Indonesia (WNI) dan ratusan warga negara asing (WNA) yang berkumpul di Desa Pakkatto, Kecamatan Bontomarannu, Kabupaten Gowa. Mereka datang ke Desa Pakkato untuk mengikuti Ijtima Ulama Dunia 2020 Zona Asia. (Kompas.com – 18/03/2020, 23:12 WIB)
  • Ribuan orang diperkirakan akan menghadiri pentahbisan Uskup Baru Ruteng, Mgr Siprianus Hormat, Kamis (19/3) pukul 09.00 WIB. Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate disebut akan hadir dalam pentahbisan Siprianus. Siprianus Hormat akan ditahbiskan oleh Kardinal Ignatius Suharyo di Keuskupan Ruteng. “Diperkirakan yang hadir itu ribuan orang, di dalam gereja itu 1.800 di luar itu 5.000, jadi kemungkinan bisa 7.000an,” kata Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Nusa Tenggara Timur Jalemu Ardu Marius. (CNN Indonesia | Rabu, 18/03/2020 22:26 WIB)
  • Beberapa pejabat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tirta Mukti di Kabupaten Cianjur jalan-jalan ke Eropa di tengah pandemi virus corona di benua tersebut. Mereka yang pelesir adalah Direktur Utama, Direktur Umum, Kepala Bagian Produksi, Kasubag Kas, dan Staf Produksi beserta istri-istri mereka. Mereka berangkat pada 13 Maret 2020 dengan alasan umrah. Namun, karena ibadah itu telah dihentikan sementara karena virus corona, rombongan ini dikabarkan mengalihkan tujuan liburan keliling Eropa. Pelaksana Harian Direktur Utama Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Syamsul Hadi, tidak banyak berkomentar. Menurut Syamsul, rombongan tersebut akan pulang ke Indonesia pada 23 Maret. “Namun informasinya akan pulang lebih awal karena Plt Bupati Cianjur merasa kesal dengan keberangkatan mereka,” kata Hadi. (Tempo.co – Rabu, 18 Maret 2020 07:35 WIB)

 

Saran dan Kritik Penanggulangan Wabah COVID-19 untuk Pemerintah

  1. Permudah pasien lansia untuk mendapatkan obat dan penanganan rutin tanpa harus bertemu banyak orang lain di rumah sakit/puskesmas. Jika memungkinkan maka obat rutin sebaiknya diantarkan oleh petugas kesehatan ke rumah pasien. BPJS harus memfasilitasi terutama untuk penderita penyakit kronis yang sudah rutin berobat.
  2. Berikan makanan pokok (bisa gratis atau subsidi) ke masyarakat terutama yang yang kemampuan ekonomi menengah hingga sangat miskin. Setidaknya mereka bisa bertahan hidup selama 1 bulan. Segera impor makanan pokok untuk menggantikan stok yang terpakai.
  3. Perintahkan peningkatan produksi alat pelindung diri dan alat kesehatan terkait penanganan medis dan pencegahan COVID-19, libatkan industri-industri yang mampu melakukannya meskipun perlu beberapa kelonggaran perijinan dan bantuan teknis dari pihak lain. Hasil produksi tetap harus sesuai standar SNI. Pabrik pembalut menstruasi dan konveksi diminta mulai memproduksi masker dengan standar SNI. Jika tidak mampu produksi dalam negeri maka segera beli alat periksa virus corona serta alat dan obat penanganan virus corona.
  4. Fokuskan penyuluhan perilaku hidup bersih dan sehat setiap 30 menit di televisi dan radio. Berikan contoh dan liput. Pastikan didukung oleh seluruh media mainstream tanpa harus keluar biaya.
  5. Paparkan kondisi terkini, apa yang sudah dilakukan, dan apa yang akan dilakukan dengan lugas, berbasis data tunggal, dengan jujur, setiap pagi dan sore. Masyarakat berhak panik jika informasi simpang siur, makanya perlu disajikan secara sistematis dan rutin. Berikan info daerah dengan sebaran tinggi. Pastikan memiliki layanan hotline dan informasi publik 24 yang handal.
  6. Tidak usah malu untuk minta tolong ke pihak lain yang lebih mampu. Memohon demi kebaikan rakyat akan jauh lebih terhormat dibandingkan mengorbankan nyawa rakyat demi kebanggaan semu.
  7. Cabut subsidi perjalanan pesawat terbang dengan alasan menyelamatkan pariwisata, anggaran dananya bisa dialihkan untuk memberikan makanan bergizi untuk petugas kesehatan yang dirumahkan setelah kontak dengan penderita COVID-19.
  8. Pembatasan transportasi orang dari luar negeri perlu dilakukan. Pergerakan orang antar provinsi, terutama dari dan ke daerah terjangkit perlu diawasi.
  9. Stok makanan dan alat pelindung diri perlu dijamin secara hukum oleh negara. Lockdown para penimbun sembako dan masker di dalam penjara.
  10. Siapkan tempat karantina bagi mereka yang perlu diawasi ketat, pakai gedung milik pemerintah maupun swasta, tidak perlu bangun baru. Untuk penanganan khusus COVID-19 bisa segera mengoptimalkan rumah sakit pemerintah setingkat kabupaten, tidak bertumpu pada rumah sakit pusat yang umumnya ada di tingkat provinsi. Rumah sakit swasta tentu akan senang membantu jika dukungan dana dan sumber daya memadai.
  11. Segera buka seluas-luasnya program studi pendidikan dokter dan program studi bidang kesehatan lainnya, termasuk PPDS. Tidak usah kuatir dengan masalah over supply ataupun tidak meratanya sebaran tenaga kesehatan di Indonesia. Dengan makin banyaknya jumlah tenaga kesehatan maka dengan sendirinya akan terjadi seleksi alam. Perketat standarisasi masing-masing profesi. Jika ada wabah di masa mendatang, setidaknya secara jumlah diharapkan sudah mencukupi. Syukur-syukur sudah tersebar merata.

Saran dan Kritik Penanggulangan Wabah COVID-19 untuk Mahasiswa

  1. Ikuti setiap perkembangan berita dan laporan ilmiah terkait COVID-19. Cari dari berbagai sumber. Buatlah analisis dan saran sesuai kemampuan masing-masing.
  2. Hindari bepergian dengan angkutan umum apapun. Pastikan kebersihan kendaraan yang dimiliki. Sebaiknya untuk jarak dekat jika tidak punya kendaraan pribadi pilihlah jalan kaki, dengan memperhatikan social distancing. Jika terpaksa naik angkutan umum maka pilihlah motor, namun pakailah helm pribadi. Jika terpaksa naik mobil bukan milik sendiri maka jangan mengobrol, jangan pasang AC, gerah dan bosan sebentar tidak mengapa. Bayarlah sebisa mungkin dengan metode digital, tanpa uang tunai.
  3. Belilah makanan yang bergizi lengkap dan seimbang. Protein dan kalori harus tercukupi. Vitamin dan mineral bisa dari suplemen. Air harus dikonsumsi dalam jumlah cukup. Upayakan tidak makan makanan yang memicu tenggorokan gatal, bersin, batuk, dan diare.
  4. Sedapat mungkin jangan beli makanan secara online. Belilah sendiri dengan memperhatikan poin (2). Minimalkan jumlah tangan yang kontak dengan kemasan makanan kita. Jika terpaksa beli makanan secara online, sedapat mungkin tuang ke wadah baru dan segera buang wadah yang dipakai saat transportasinya.
  5. Belajar secara online secara bertanggung jawab. Kemudahan yang ada di zaman modern kadang disertai distraktor yang begitu banyak. Ingatlah bahwa kuliah (dan skripsi) harus jalan terus. Upayakan dapat koneksi internet tanpa harus berkumpul dengan manusia lain.
  6. Hindari nongkrong di tempat yang berasap rokok maupun berasap knalpot. Hindari ruangan ber-AC dengan jumlah manusia lebih dari 10.
  7. Sedapat mungkin cucilah pakaian tiap maksimal 2 hari sekali, syukur-syukur kalau bisa tiap hari. Gunakan deterjen dalam jumlah cukup, jika memungkinkan gunakanlah desinfektan.
  8. Segera hubungi dokter yang terpercaya atau dosen pembimbing akademik untuk membantu masalah kesehatan apapun yang dialami. Sampaikan kondisi kesehatan secara urut, lengkap, dan jujur.

 

saran untuk pak joko widodo terkait coronavirus

Salam sehat dari saya.

Yoseph Leonardo Samodra

 

Terakhir diperbarui pada 19 Maret 2020 jam 00.05 WIB.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *