October 30, 2020

CBNS

Center for Biochemistry and Nutrition Studies

Peran Makronutrien pada Suplai Energi Otot Rangka

2 min read
atp energi otot harper biokimia olahraga

Karbohidrat, lemak, dan protein yang diasup melalui makanan akan dimetabolisme sehingga menghasilkan asetil-KoA yang menjadi salah satu substrat utama dalam siklus asam sitrat dalam mitokondria sehingga menghasilkan 2H. Jalur lain yang menghasilkan hidrogen adalah dari oksidasi beta asam lemak. Molekul hidrogen ini yang selanjutnya akan dipakai dalam rantai pernafasan dalam mitokondria untuk mengubah ADP menjadi ATP.

Molekul makronutrien dalam kondisi normal yang bermakna pada suplai energi otot rangka adalah glukosa, asam lemak, gliserol, dan asam amino.

Table of Contents

Karbohidrat

  • Insulin bekerja pada otot rangka untuk meningkatkan penyerapan glukosa.
  • Dalam keadaan cukup makan, sebagian besar glukosa digunakan untuk mensintesis glikogen, yang bertindak sebagai penyimpan glukosa untuk digunakan dalam latihan; “preloading” dengan glukosa digunakan oleh beberapa atlet yang memerlukan stamina jangka panjang untuk meningkatkan simpanan glikogen.
  • Epinefrin merangsang glikogenolisis pada otot rangka, sedangkan glukagon tidak dapat merangsang proses tersebut karena pada otot rangka tidak adanya reseptornya.
  • Otot rangka tidak dapat berkontribusi langsung meningkatkan kadar glukosa darah karena tidak mengandung glukosa-6-fosfatase.
  • Laktat yang diproduksi oleh metabolisme anaerob pada otot rangka akan diantar ke hati, yang menggunakannya untuk mensintesis glukosa, yang kemudian dapat kembali ke otot (siklus Cori).

Lemak

  • Asam lemak bebas dalam plasma merupakan sumber energi utama, terutama dalam kondisi maraton dan kelaparan yang berkepanjangan.
  • Otot rangka dapat memanfaatkan benda-benda keton selama kelaparan.

Protein

  • Otot rangka adalah situs utama metabolisme asam amino rantai cabang, yang digunakan sebagai sumber energi.
  • Proteolisis otot yang terjadi selama kelaparan akan memasok asam amino untuk glukoneogenesis.
  • Asam amino utama yang berasal dari otot adalah alanin (diperuntukkan terutama untuk glukoneogenesis di hati dan membentuk bagian dari siklus glukosa-alanin) dan glutamin (diperuntukkan terutama untuk usus dan ginjal).
  • Ca2+ ATPase, kanal pengeluaran Ca2+, dan calsequestrin adalah protein yang terlibat dalam berbagai aspek metabolisme Ca2+ dalam otot.

atp energi otot harper biokimia olahraga

Sumber: Rodwell VW, Bender DA, Botham KM, Kennelly PJ, Weil PA. Harper’s Illustrated Biochemistry. 30th Ed. New York: McGraw-Hill; 2015.

Rangkuman ini merupakan bagian dari materi kuliah Biokimia Olahraga oleh dr. Yoseph Leonardo Samodra, M.P.H.:

[display-posts tag=”kuliah-biokimia-olahraga” include_title=”true” image_size=”thumbnail” include_excerpt=”true” excerpt_more=”…”]

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.