Klasifikasi Zat Gizi

Yoseph Leonardo Samodra

 

Zat gizi (nutrien) digolongkan dalam 6 golongan utama: karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan air. Zat gizi dapat dibagi menjadi makronutrien dan mikronutrien, organik dan anorganik, sumber energi dan bukan sumber energi.

 

Makronutrien vs mikronutrien

Zat gizi yang tergolong makronutrien adalah air, karbohidrat, lemak, dan protein. Zat gizi yang tergolong mikronutrien adalah vitamin dan mineral.

 

Baca juga: AKG Indonesia 2019

 

Organik vs anorganik

Zat gizi yang tergolong organik adalah karbohidrat, lemak, protein, dan vitamin. Zat gizi yang tergolong anorganik adalah mineral dan air.

 

Sumber energi vs bukan sumber energi

Zat gizi yang tergolong sumber energi adalah karbohidrat, lemak, dan protein. Zat gizi yang tergolong mikronutrien adalah vitamin, mineral, dan air.

 

Baca juga: Faktor-faktor yang mempengaruhi pemilihan pangan

 

Vitamin dan mineral

Daftar 13 vitamin: vitamin A, vitamin B (disebut juga vitamin B kompleks karena terdiri dari: vitamin B1, vitamin B2, vitamin B3, vitamin B6, vitamin B12, asam folat (vitamin B9), biotin, asam pantotenat), vitamin C, vitamin D, vitamin E, dan vitamin K. Daftar 16 mineral: kalsium, fosfor, kalium, natrium, klorida, magnesium, sulfur, besi, yodium, seng, kromium, selenium, fluorida, molibdenum, tembaga, dan mangan.

 

Vitamin larut air vs larut lemak

Vitamin yang tergolong larut air adalah vitamin B kompleks dan vitamin C. Vitamin yang tergolong larut lemak adalah vitamin A, vitamin D, vitamin E, dan vitamin K.

klasifikasi nutrien esensial zat gizi penting

Referensi: Rofles, S. R., Pinna, K., & Whitney, E. (2015). Understanding Normal and Clinical Nutrition (10th Ed.). Stamford: Cengage Learning.

Last update: 08 Feb 2020.