Definisi Diet Rendah Karbohidrat

CategoriesGizi KlinikTagged , , , ,

Kurangnya kesepakatan mengenai definisi diet rendah karbohidrat dapat mempersulit diskusi terkait hal ini. Berikut ini adalah definisi beberapa jenis diet terkait tinggi-rendahnya karbohidrat: (1)

  • Diet ketogenik sangat rendah karbohidrat/Very low-carbohydrate ketogenic diet (VLCKD): Karbohidrat 20-50 g/hari atau <10% dari diet 2000 kkal/hari, dengan atau tanpa kondisi ketosis. Angka ini didapatkan dari jumlah karbohidrat yang dibutuhkan oleh kebanyakan orang untuk masuk ke kondisi ketosis. Sering dipakai sebagai fase awal (fase induksi) pada diet populer seperti Diet Atkins atau Protein Power.
  • Diet rendah karbohidrat: Karbohidrat <130 g/hari atau <26% energi total. American Diabetes Association (ADA) mendefinisikan 130 g/hari sebagai jumlah minimum karbohidrat yang disarankan.
  • Diet sedang karbohidrat: Karbohidrat 26-45% energi total. Batas atas untuk asupan karbohidrat sebelum terjadinya epidemi obesitas adalah sekitar 43%.
  • Diet tinggi karbohidrat: Karbohidrat >45% energi total. Target yang direkomendasikan pada website ADA. Dietary Guidelines for Americans tahun 2010 menyarankan asupan karbohidrat 45-65% energi total. Rata-rata diet orang Amerika diperkirakan mengandung karbohidrat sekitar 49% energi total. National Health and Nutrition Examination Survey (NHANES) adalah serangkaian penelitian sejak tahun 1960 yang melibatkan >5000 subjek penelitian. Konsumsi karbohidrat berdasarkan data NHANES: pria Amerika pada periode 1971-1974 sekitar 42% energi total, naik menjadi sekitar 49% energi total pada periode 1999-2000; wanita Amerika pada periode 1971-1974 sekitar 45% energi total, naik menjadi sekitar 52% energi total pada periode 1999-2000.
    Perlu diingat bahwa tingkat toleransi karbohidrat berbeda antar individu dan bahkan dapat berbeda pada orang yang sama seiring waktu. Contohnya, diet ketogenik sangat rendah karbohidrat/very low-carbohydrate ketogenic diet (VLCKD) didefinisikan mengandung karbohidrat 20-50 g/hari, namun karena variabilitas individual, kondisi ketosis (kadar badan keton dalam darah >0,5 mM) belum tentu tercapai. (1)

Ada penelitian yang mendefinisikan diet rendah karbohidrat sebagai konsumsi karbohidrat <40% energi total. Batas yang jauh lebih tinggi ini dipakai agar kelompok subjek penelitian dapat terbagi dengan lebih baik untuk kepentingan analisis karena jumlah subjek penelitian yang hanya sedikit. Cara mengatasi masalah yang terkait dengan keterbatasan jumlah subjek penelitian tentu dengan memperbesar jumlah subjek penelitian. Ketika menggunakan batas yang lebih rendah (<26% energi total) maka diharapkan akan dapat menggambarkan subjek penelitian yang sengaja mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah sedikit sehingga dapat lebih baik menggambarkan efeknya terhadap kesehatan subjek penelitian. (2)

diet rendah karbohidrat ketogenik sehat

Disusun oleh Yoseph Leonardo Samodra, terakhir diedit 8 April 2018.

Referensi

  1. Feinman RD, Pogozelski WK, Astrup A, Bernstein RK, Fine EJ, Westman EC, et al. Dietary carbohydrate restriction as the first approach in diabetes management: Critical review and evidence base. Nutrition. 2015; 31: p. 1-13.
  2. Shafique M, Russell S, Murdoch S, Bell JD, Guess N. Dietary intake in people consuming a low-carbohydrate diet in the UK Biobank. Journal of Human Nutrition and Dietetics. 2017;: p. 1-11.

About the author

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *